Tag Archives: setia

Cinta dan Rangkaian Setia

Kita pasti lekat dengan kisah Hanzhalah r.a., seorang sahabat Rasul Saw yang utama. Seorang yang telah menorehkan lambang cinta yang merona merah di atas pucuk pepohonan dan bebatuan. Cinta yang ia lukis dalam beranda keabadian keteladanan generasi yang mulia. Perang Uhud menjadi ajang pembuktian bagi dirinya untuk membuktikan cinta yang meletup di dalam jiwanya. Padahal baru saja ia menikmati kemesraan dengan belahan jiwanya, Jamilah. Hanya semalam. Tetapi panggilan jihad bagi dirinya adalah panggilan cinta yang terindah. Ia memenuhi panggilan itu, walau di ruang hati masih berdenyut kerinduan yang mendalam. Dia telah menjadikan hawa nafsunya laksana tanah yang terinjak oleh kakinya.

“Aku melihat para Malaikat memandikan Hanzhalah bin Abu Amir di antara langit dan bumi dengan air embun di dalam bejana-bejana dari perak.” Begitulah Rasul Saw mengabarkan kepada para sahabat. Sungguh Allah tidak menyia-nyiakan iman dan amalnya.

Lalu cinta seperti apakah yang dimiliki Hanzhalah r.a.?

Perang Uhud juga menjadi saksi atas kelumpuhan tangan Abu Thalhah. Dia yang setia melindungi Rasulullah di saat terjadi pembangkangan para pasukan pemanah. Dengan keyakinan yang mantap ia berkata, “ya Nabiyullah, demi bapak dan ibuku, engkau jangan minggir, nanti panah orang-orang akan mengenaimu. Biarkan aku yang berkorban, jangan engkau….”

Bagi orang yang mencinta inilah bentuk pengorbanan yang tertinggi. Inilah bentuk kesetiaan pada ketaatan. Seperti perkataan Al-Baidhawi, “cinta adalah keinginan untuk taat.” Continue reading Cinta dan Rangkaian Setia