AKHWAT SEJATI DI MATAKU

Teruntuk ukhtifillah,
Inzinkan daku nan fakir ilmu
Melukiskan tashwir (gambaran) kilau kemilau cahayawi jiwamu

Sungguh dirimu tak terjangkau imajinasiku
Pun tak terjamah oleh syair mana pun
Namun matapenaku menari-nari
Melukiskan indahnya pesona uswahmu

Bergumuruhlah jiwaku
Kala kusesapi sebuah hadits nan indah
Yang terucap dari lisan mulia Rasulullah Saw yang mensabdakan,
“Dunia itu laksana perhiasan dan perhiasan yang terbaik adalah wanita yang shalihah”

Engkaulah yang telah tercelupi aqidah nan haq
Engkaulah yang telah terwarnai tsaqafah nan shahih
Engkau jualah yang telah terwarisi
Semangat juang para Shahabiyah r.a. nan menyejarah
Dan dakwah mu pun mengalir
Dalam alur-alur kefasihan lisan
Nan terpercik ridha Ilahi

Jiwamu yang melembut hangat
namun menyimpan bara dakwah yang membakar
yang kan melehkan jiwa nan diselimuti
salju kemunafikan
Tutur katamu nan indah
Mampu menampik segala kepongahan insan
Yang berdiri manis
Di atas altar kepalsuan peradaban kufur

Duhai wanita shalihah,
Sungguh menakjubkan!
Lelaki yang menikahi dirimu
Bagaikan menyunting bidadari
Engkau lah yang menjadikan ghadul bashar
Sebagai hiasan matamu
Hingga ia tampak jernih nan kilau menyurgawi

Sungguh ketaatanmu tak diragukan
Kesucianmu terjaga
Pengorbanan mu untuk umat pun tlah terbuktikan
Karena cita dan asamu kan melahirkan
Samudra barakah kehidupan Islam
Sungguh, bidadari tujuh lapis langit mencemburuimu!

Wahai wanita shalihah,
Engkau bukanlah titisan Amina Wadud
Atau jelmaan Musdah Mulya
Yang melacurkan iman yang haq
Di hadapan kehinaan materialisme duniawi

Tapi engkau adalah perintis jalan Khadijah binti Khuwailid
Yang seluruh hidupnya menjadi sandaran dakwah Rasul nan mulia
Yang telah membenarkan apa yang didustakan manusia
Di sisi Rasulullah Saw

Engkau jualah titisan Ummul Mukminin ‘Aisyah binti Abu Bakr
Yang memiliki kecerdasan pikiran, kefasihan lisan
Dan menjadi samudra ilmu kaum muslimin
Dan engkaulah penerus kesyahidan
Para akhawat di Palestin nan telah meleburkan diri
Dalam hamparan bumi jihad
Yang membela kesucian dan agama
Dari penodaan kaum Yahudi laknatullah ‘alayhim

Wahai ukhtifillah di jalan dakwah,
Kala wanita mengumbar auratnya
Engkau balut ia dengan jubah langit
Saat wanita menggadaikan kehormatannya
Engkau jaga ia dengan pernikahan

Selalu ada sesayup rindu dari umat
Yang merindukan indahnya kenggungan Syakhshiyahmu
Yang merindukan taushiyah manismu nan mencerahkan
Di tengah-tengah mayapada kehidupan jahily
Nan tersesati kekufuran

Sungguh, engkaulah akhwat sejati di mataku
Kebersihan hati
Ketinggian tsaqofah
Pesona akhlaq
Tlah menjelma menjadi
Pelangi-pelangi bidadari…
Yang menyilau indah di ujung cakrawala

Izinkan daku memetik ibrah,
bercermin dari indahnya pesona ikhlasmu….

Saudaramu Fillah,
Nan diselimuti kefakiran ilmu

8 thoughts on “AKHWAT SEJATI DI MATAKU”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s